Cegah Varian Baru Covid-19 Meluas, Akurasi 3T dan Disiplin Prokes Harus Ditingkatkan

    Anggi Tondi Martaon - 06 Maret 2021 08:17 WIB
    Cegah Varian Baru Covid-19 Meluas, Akurasi 3T dan Disiplin Prokes Harus Ditingkatkan
    Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Dok. Istimewa.



    Jakarta: Pemerintah dan masyarakat harus berkolaborasi mencegah penyebaran varian baru covid-19. Masing-masing pihak memiliki peran penting mencegah meluasnya virus yang dinamai B117 itu.

    Masyarakat berperan dalam penerapan protokol kesehatan (prokes), yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.






    "Sedangkan pemerintah, upaya 3T (tracing, testing, dan treatment) yang tepat dan akurat harus segera dilakukan untuk cegah meluasnya varian baru virus korona ini," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie), dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 6 Maret 2021.

    Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menyebut masuknya mutasi virus korona dari Inggris ini membuat penanganan pandemi semakin berat. Sebab, karakteristik B117 lebih cepat menyebar.

    Menurut Lestari, pencegahan di pintu masuk melalui testing harus dimaksimalkan. Sehingga, upaya pencegahan cepat dilakukan.

    Selain itu, peran petugas pengendalian penyebaran covid-19 di tingkat RT/RW dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro harus ditingkatkan. Tujuannya, untuk memantau mobilisasi warga di lingkungan tempat tinggal.

    "Sehingga (mobilisasi) warga bisa dipantau dengan baik untuk meningkatkan akurasi tracing," ungkap dia.

    Baca: Pakar Unpad: Replikasi dan Penularan B117 Dua Kali Lebih Cepat

    Lestari menyebut PPKM skala mikro di Jawa-Bali berjalan cukup efektif. Berdasarkan data Satgas covid-19 positivity rate kasus covid-19 di Indonesia menunjukkan berkisar 36,19 persen per Januari 2021. Sedang pada 2 Maret 2021, positivity rate covid-19 di Indonesia berada di angka 18,60 persen.

    Dia pun mendukung bila PPKM skala mikro diperluas ke provinsi di luar Jawa- Bali. Sehingga, tingkat penularan virus korona di Indonesia bisa mencapai di bawah 5 persen sesuai standar aman yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

    Di sisi lain, Rerie menegaskan agar proses vaksinasi dipercepat. Petugas pengendalian Covid-19 di tingkat kelurahan, RT/RW diminta memasifkan sosialisasi program vaksinasi covid-19 nasional.

    Dia meyakini semakin tinggi pemahaman masyarakat terhadap vaksinasi covid-19 nasional, akan mendorong minat masyarakat mendapatkan vaksin. Sehingga, herd immunity semakin mudah tercapai. 

    "Ditambah semakin disiplin menerapkan prokes, upaya pencegahan penyebaran virus korona pun akan semakin baik," ujar dia.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id