Presiden Harus Berani Mencopot Menteri yang Tidak Kompeten

    Anggi Tondi Martaon - 10 April 2021 17:09 WIB
    Presiden Harus Berani Mencopot Menteri yang Tidak Kompeten
    Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. MI/Ramdani



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta berani memecat menteri yang tidak kompeten. Sebab, keberadaan mereka bakal menjadi beban pemerintah.

    "Pak Jokowi jangan takut, karena menteri itu pembantu Presiden," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera dalam diskusi virtual, Sabtu, 10 April 2021.

     



    Dia menegaskan sosok menteri yang kompeten sangat dibutuhkan. Apalagi, di tengah situasi pandemi covid-19.

    Mardani menyebut sosok yang kompeten mampu membuat terobosan di tengah keterbatasan. Sehingga, berbagai kendala yang terjadi tak mengganggu implementasi program pemerintah.

    "Karena tanpa terobosan, menunggu revisi DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) berapa lama? Cek KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Kejaksaan berapa lama, akhirnya enggak ada kerjaan," ungkap dia.

    (Baca: Reshuffle Dianggap Memperbaiki Kinerja Kabinet Selama Pandemi)

    Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengamini pembantu presiden mesti membuat terobosan. Namun, tanpa melanggar aturan.

    "Harus ada keberanian terobosan tanpa melakukan moral hazard atau pelanggaran hukum mengimplementasikan program-program itu tadi," kata Masinton.

    Dia menyebut pandemi covid-19 menjadi salah satu cara melihat kapabilitas para menteri. Mereka dituntut menyelesaikan berbagai permasalahan yang menghambat, salah satunya birokrasi.

    "Sehingga apa yang disampaikan Presiden bisa bergerak cepat dalam mengeksekusi program di masyarakat bisa terealisasi," ujar dia.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id