Penaikan Ambang Batas Parlemen Jadi 'Seleksi Alam' Parpol

    Theofilus Ifan Sucipto - 25 Januari 2020 16:32 WIB
    Penaikan Ambang Batas Parlemen Jadi 'Seleksi Alam' Parpol
    Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Makassar, Sulsel. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Makassar: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh setuju dengan wacana penaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 7 persen. Ia menilai kenaikan itu bakal jadi 'penyaring' secara alamiah partai politik yang berkualitas di Indonesia.

    "Upaya membuat partai terseleksi sedemikian rupa secara alami, bagus sekali," kata Surya di Maccora Ballroom, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 25 Januari 2020.

    Surya menilai tidak ada yang salah dengan penyaringan partai politik. Menurut Surya, hal itu justru bisa menghasilkan partai yang berkualitas dalam manajemen institusi. 

    "Sehingga menghasilkan nilai kualitatif yang lebih berarti dalam perjuangan ideologi dan visi misi partai politik," ujarnya.

    Bagi Surya, kualitas institusi parpol saat ini harus banyak pembenahan. Salah satunya, dengan menaikkan ambang batas parlemen. "NasDem sepakat batas ambang minimal parlemen tujuh persen," ucap Surya.

    Wacana penaikan ambang batas parlemen mulai mencuat. Namun, sejumlah partai masih beda suara terkait angka kenaikannya.

    Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan PDI Perjuangan ingin ambang batas parlemen menjadi lima persen. Sementara, Golkar justru mengusulkan ambang batas parlemen yang lebih tinggi, yakni 7,5 persen. NasDem ingin ambang batas parlemen naik minimal 7 persen.

    Salah satu partai politik yang menentang wacana penaikan ambang batas parlemen ini adalah Hanura. Penaikan ambang batas dianggap mengganjal partai-partai kecil mengirim perwakilan di Senayan.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id