Silaturami 4 Tokoh Politik Babak Awal Pemilu 2024

    Cindy - 25 Juli 2019 08:06 WIB
    Silaturami 4 Tokoh Politik Babak Awal Pemilu 2024
    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subinato memberi salam Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri seusai pertemuan. Foto: MI/Ramdani.



    Jakarta: Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute Rifqi Rachman memperkirakan pertemuan empat tokoh politik kemarin, Rabu, menjadi awal pembukaan Pemilu 2024. Silaturahmi politik antara Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berbarengan dengan pertemuan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai berkaitan dengan kontestasi pemilu mendatang.

    "Pertemuan tersebut sebagai bagian dari gerilya silaturahmi politik menuju Pemilu 2024 yang sudah mulai ramai dengan wacana mengenai para kandidat calon presiden yang potensial," kata Rifqi dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Juli 2019.    

     



    Rifqi menilai pertemuan Megawati-Prabowo kemarin menyangkut soal koalisi PDIP dan Gerindra untuk Pilpres 2024. Pertemuan itu, lanjutnya, akan membuat PDIP lebih gencar membahas wacana merapatnya Gerindra ke dalam koalisi.  

    "Jika tokoh sentral di dalam parpol sudah membuka peluang, para loyalis tentu akan satu suara. Apalagi kenyataannya memang oligarki dalam tubuh partai politik masih sangat kuat di Indonesia," ujarnya.

    Menurut dia, Megawati dan Prabowo tak akan kembali maju sebagai pasangan calon pada Pilpres 2024. Sebab kandidat potensial wajah baru, muda, dan berpengalaman disebut sudah banyak.

    Rifqi menuturkan kandidat potensial itu akan menghadirkan suasana kontestasi yang baru, berbeda, dan menarik nantinya. Selain itu, sosok Megawati saat ini dinilai lebih sebagai queen maker atau penyusun strategi.  

    "Kalau Pak Prabowo agaknya masih punya potensi untuk maju lagi. Tapi kalau relasi PDIP-Gerindra lancar sampai 2024, bisa jadi Prabowo juga bertransformasi menjadi king maker," ucapnya.

    Silaturami 4 Tokoh Politik Babak Awal Pemilu 2024
    (Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri). Foto: MI/Susanto)

    Sementara itu, pertemuan Surya Paloh dengan Anies Baswedan, kemarin, Rabu, juga kemungkinan berkaitan persiapan menyongsong Pemilu 2024. Pertemuan itu, kata dia, sebagai investasi jangka panjang NasDem.

    "Pernyataan Ketum NasDem yang mengatakan Anies baru mengeluarkan setengah potensinya memperjelas arah perbincangan di pertemuan tersebut," jelas Rifqi.

    Rifqi mengingatkan ada dua hal yang perlu dipertimbangkan Partai NasDem apabila ingin menggandeng Anies di 2024. Basis pemilih Anies yang berasal dari kalangan konservatif akan membuat NasDem menjadi partai dengan corak keagamaan di 2024.    

    "Mungkin ini tidak begitu berpengaruh pada NasDem mengingat basis ideologi partai ini juga tidak kuat. Namun, berada satu gerbong dengan kalangan konservatif akan membuat Nasdem turut memainkan instrumen politik identitas," imbuhnya.
     

    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id