Jokowi Perintahkan Polemik Data Bansos Segera Diselesaikan

    Nur Azizah - 18 Mei 2020 13:15 WIB
    Jokowi Perintahkan Polemik Data Bansos Segera Diselesaikan
    Presiden Joko Widodo saat wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Kepresidenan Bogor. Dok.Istana Kepresidenan.
    Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Sosial (Kemensos) segera menyelesaikan polemik data bantuan sosial. Pemerintah daerah bahkan diberikan keleluasaan untuk mengatur bansos.

    "Kalau masih ada masalah pada data yang belum sinkron antara data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan non-DTKS segera diselesaikan. Beri fleksibilitas pada daerah," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020.

    Keleluasaan juga perlu diberikan kepada pemerintah desa untuk mengambil kebijakan operasional di lapangan. Dengan begitu, distribusi bansos akan lebih mudah.

    "Tetapi tentu saja tetap akuntabilitas harus dijaga," kata dia.

    Baca: Jokowi Perintahkan Fasilitas di Puskesmas Ditingkatkan

    Berdasarkan laporan yang diterima Jokowi, pendistribusian bantuan langsung tunai (BLT) baru sekitar 25 persen. Sementara BLT desa baru 15 persen.

    "Penyakit bansos tunai, paket sembako, BLT desa, sekali lagi saya minta prosesnya dipercepat, prosesnya disederhanakan. Tapi saya juga mendapatkan informasi dari Mendes maupun Mensos bahwa minggu ini akan selesai semuanya," ujar dia.

    Presiden Joko Widodo meninjau langsung proses distribusi bantuan sosial paket sembako di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin pagi, 18 Mei 2020. Ia ingin memastikan bansos benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

    Khusus Jakarta, pemerintah mengalokasikan 1,33 juta paket sembako  untuk keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara untuk warga Bodetabek ada 600 ribu paket sembako.

    Nilai bantuan yang diberikan Rp600 ribu setiap bulan selama tiga bulan.  Paket sembako ini akan diberikan dua kali dalam sebulan dengan nilai Rp300 ribu.

    Selain itu, pemerintah memberikan BLT bagi warga di luar Jabodetabek. Nilai bantuan yang diberikan sebesar Rp600 ribu per KPM per bulan.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id