• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 17 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.710.947.522

Teror Menjamur, Presiden Diyakini Mengevaluasi Bawahan

Deny Irwanto - 16 Mei 2018 17:45 wib
Ahmad Muzani. Foto: Antara/Ismar Patrizki
Ahmad Muzani. Foto: Antara/Ismar Patrizki

Jakarta: Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani yakin Presiden Joko Widodo akan mengevaluasi jajarannya yang tugas pokok dan fungsinya berkaitan dengan terorisme. Muzani meyakini Jokowi akan mengganti sejumlah pimpinan lembaga.
 
"Saya serahkan pada Presiden selaku pemegang kendali pemerintahan untuk melakukan evaluasi kerja orang-orang yang duduk dalam aparat itu," kata Muzani di lobi Nusantara III Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.
 
Muzani menjelaskan, pihaknya tidak akan meminta Presiden mengganti pimpinan Polri atau Badan Intelijen Negara (BIN) karena dianggap kebobolan. Sebab, Presiden bisa bersikap terkait insiden serangan beruntun yang menewaskan aparat dan warga sipil.
 
"Pak Jokowi saya kira memiliki penilaian terhadap persoalan itu, apapun yang menjadi keputusan itu kewenangan Presiden. Silakan Presiden menilai. Presiden bisa melakukan evaluasi setiap saat dan Presiden bisa melakukan reposisi setiap saat, karena itu wilayah subjektif Presiden," kata Muzani.
 
Aksi teror pecah di sejumlah titik sejak pekan lalu. Aksi diawali dengan perlawanan narapidana terorisme di rumah tahanan cabang Salemba, Mako Brimob, Depok, Rabu, 9 Mei 2018. Peristiwa ini menggugurkan lima polisi dan satu narapidana teroris.

Baca: Prabowo Sebut tak Semua Teroris Bisa Diawasi

Polisi berhasil menumpas serangan itu dengan pendekatan lunak pada Kamis, 10 Mei 2018. Sebanyak 155 narapidana terorisme pun menyerah.
 
Minggu 13 Mei 2018, publik dikagetkan dengan serangan teror di Surabaya. Tiga gereja dibom satu keluarga terduga teroris. Belasan orang tewas dan puluhan luka-luka dalam peristiwa ini. Pada malam hari, ledakan juga terjadi di dua titik di Sidoarjo, Jawa Timur.
 
Teror tak berhenti di situ, Senin, 14 Mei 2018, bom meledak di depan Mapolrestabes Surabaya. Pengebom meledakkan bom saat diberhentikan polisi saat memasuki gerbang gedung.
 
Pagi tadi, empat orang terduga teroris menyerang Mapolda Riau di Kota Pekanbaru. Teroris yang mengendarai kendaraan roda empat menabrak gerbang dan beberapa polisi. Satu polisi tewas akibat aksi ini. Polisi berhasil melumpuhkan tiga teroris.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.