• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Potensi Kecurangan di Luar Negeri Dijamin Minim

Faisal Abdalla - 12 Juli 2018 19:22 wib
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin potensi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 bagi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri minim. Sistem data pemilih (sidalih) sudah disediakan untuk mencegah hal tersebut. 

"Kita akan sinkronkan datanya melalui sidalih. Jadi di luar negeri dan dalam negeri terkait potensi kegandaan, sampai teknis pemilihan, karena di luar negeri itu dimungkinkan dilakukan early voting, pemungutan suara lebih awal," kata Komisioner KPU Viryan di Jakarta, Kamis 12 Juli 2018. 

Menurut dia, meski WNI di luar negeri melaksanakan pemilu lebih awal, mereka tak bisa lagi menggunakan hak pilihnya di dalam negeri. WNI yang telah menggunakan hak suara di luar negeri akan langsung terdata di sistem KPU. 

"Katakanlah di suatu negara ada perwakilan kita ada 1.000 pemilih. Setelah menggunakan hak pilihnya, bisa dikirim yang menggunakan siapa saja di-detect," ungkap dia. 

Baca: Parpol Diminta Efektifkan Waktu Pendaftaran Bacaleg

Viryan mengatakan KPU akan menjalankan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk mengantisipasi data ganda. Dengan begitu, pemilih yang berpindah tempat juga akan terdeteksi oleh sidalih. 

KPU, kata dia, akan menggencarkan kegiatan coklit di luar negeri. Hal ini untuk memastikan pemilih di luar negeri masuk daftar pemilih. 

"Kalau gaung kegiatan ini sudah berjalan, maka kami akan melakukan sosialisasi terkait pindah memilih salah satunya lewat sidalih yang akan mendeteksi pemilih tersebut," jelas dia.




(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.