• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Penembakan di Nduga Diminta Tak Diperdebatkan

Whisnu Mardiansyah - 06 Desember 2018 18:27 wib
Ketua DPR Bambang Soesatyo. Foto: Ilham Wibowo?Medcom.id
Ketua DPR Bambang Soesatyo. Foto: Ilham Wibowo?Medcom.id

Jakarta: Pelaku penembakan puluhan pekerja proyek di Nduga, Papua, diminta tak perlu diperdebatkan. Yang terpenting, aparat harus bergerak cepat memburu para pelaku.

"Enggak perlu perdebatan apakah itu KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) atau OPM (Organisasi Papua Merdeka). Yang penting ini sikapin dulu saja, ini suatu tindakan brutal penindasan atas nama kemanusiaan enggak perlu terjebak dalam perdebatan," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu meminta TNI dan Polri fokus pada perburuan pelaku, dan menyeretnya ke pengadilan. Aparat diminta tak segan menindak tegas para pelaku bila melawan.

"Kami minta TNI dan Polri tidak lembek menghadapi ini, karena ini bukan kejadian yang pertama," tegas Bamsoet.

Baca: Pembunuhan Pekerja di Nduga Diduga Buntut dari Kekecewaan

Penembakan terjadi pada Sabtu 1 Desember dan Minggu 2 Desember 2018. Kelompok bersenjata menyerang pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak.

Empat pekerja kabur dan menyelamatkan diri ke Pos TNI di Mbua. Tak berapa lama kemudian, kelompok bersenjata menyerang Pos TNI. Satu prajurit TNI, Sertu Anumerta Handoko, tewas dalam serangan tersebut.


(AZF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.