Pencabutan Klaster Pendidikan Dinilai Dapat Mencegah Komersialisasi

    Anggi Tondi Martaon - 25 September 2020 11:22 WIB
    Pencabutan Klaster Pendidikan Dinilai Dapat Mencegah Komersialisasi
    Ketua Kelompok Fraksi Partai NasDem di Badan Legislasi (Baleg) DPR, Taufik Basari. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Ketua Kelompok Fraksi Partai NasDem di Badan Legislasi (Baleg) DPR, Taufik Basari, mengapresiasi keputusan pemerintah yang mencabut klaster pendidikan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker). Pencabutan klaster ini dinilai dapat mencegah komersialisasi terhadap sektor pendidikan.

    “Selanjutnya menjadi tugas kita semua untuk mencegah komersialisasi pendidikan,” ujar Taufik dalam keterangan tertulis, Jumat, 25 September 2020.

    Taufik mengatakan NasDem dan sejumlah fraksi sejak awal khawatir sektor pendidikan bakal dikomersilkan jika masuk dalam RUU Ciptaker. Hal ini akan membuat akses masyarakat terhadap pendidikan terhambat.

    Dia menegaskan pendidikan merupakan barang publik. Semua warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan.

    "Pendidikan sejatinya seperti air, udara, dan jalan umum yang semestinya terbuka aksesnya bagi siapa pun, dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan,” ungkap dia.

    Taufik menjelaskan pemerintah sempat mengajukan rumusan baru klaster pendidikan dalam RUU Ciptaker setalah mendapat penolakan. Namun, rumusan baru itu diminta dikaji ulang lantaran tidak sesuai dengan konstitusi.

    Baca: Akhirnya, Klaster Pendidikan Dicabut dari RUU Ciptaker

    Pemerintah pun menyusun ulang usulan tersebut. Setelah melalui lobi, akhirnya pengaturan pendidikan dalam RUU Ciptaker hanya terkait pembukaan perguruan tinggi asing di kawasan ekonomi khusus.

    "Dan itu pun dengan batasan-batasan tertentu," ujar dia

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id