Usulan Penggunaan Dana Haji Bukan dari Setoran Jemaah

    Anggi Tondi Martaon - 10 April 2020 15:01 WIB
    Usulan Penggunaan Dana Haji Bukan dari Setoran Jemaah
    Ilustrasi. AFP
    Jakarta: Anggota Komisi VIII DPR Nanang Samodra enggan mengklarifikasi langsung usulanya terkait penggunaan dana haji untuk penanganan wabah virus korona. Dia memilih menyampaikan klarifikasi lewat laman resmi Fraksi Partai Demokrat.

    Dalam website tersebut, Nanang menyampaikan penggunaan dana haji yang dimaksud bukan dari setoran jemaah. Dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk membiayai petugas haji.

    “Dana haji yang berasal dari setoran masyarakat, dan dana manfaat dari BPKH tetap utuh,” kata Nanang dikutip dari laman Fraksi Partai Demokrat, Jakarta, Jumat, 10 April 2020.

    Nanang mengatakan pelaksanaan Ibadah Haji 2020 terancam ditunda karena wabah korona. Sehingga, dana untuk membiayai petugas yang sudah dianggarkan dalam APBN bisa dialihkan buat penanganan wabah korona.

    Nanang mengakui sempat ada informasi yang kurang dalam penjelasannya mengenai masalah ini. Dia pun meminta maaf.

    “Kami mohon maaf atas kekuranglengkapan statement kami di atas tanpa menyebutkan sumber dananya, sehingga seolah-olah seluruh dana haji yang akan dialihkan untuk menangani korona," ujar dia.

    Baca: Dana Haji Diusulkan Dipakai untuk Penanganan Covid-19

    Nanang sebelumnya mengusulkan dana haji digunakan untuk penanganan wabah korona. Usulan itu diterapkan jika penyelenggaraan Ibadah Haji 2020 ditunda.

    "Jadi saya ingin mengajak Pak Menteri mengasumsikan, atau membuat semacam skenario apabila ini (haji) ditunda, kira-kira dana untuk keperluan haji ini bisa dialihkan untuk menangani covid-19," kata Nanang dalam rapat kerja (raker) Komisi VIII DPR bersama Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi melalui telekonferensi di Jakarta, Rabu, 8 April 2020.

    Fachrul mengaku akan mengkaji usulan tersebut. Namun, dia berharap dana abadi umat jangan sampai dialihkan.

    "Mudah-mudahan nanti dana yang diberikan Menteri Keuangan (Sri Mulyani) akan cukup, sehingga tidak perlu mengalihkan dana itu," kata Fachrul.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id