comscore

NasDem: Usulan Bahlil Bertentangan dengan Konstitusi

Anggi Tondi Martaon - 11 Januari 2022 13:41 WIB
NasDem: Usulan Bahlil Bertentangan dengan Konstitusi
Sekretaris Fraksi NasDem Saan Mustopa. Foto: Medcom/Anggi
Jakarta: Fraksi NasDem mengkritisi pernyataan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia terkait penundaan pergantian presiden. Pernyataan berdasarkan masukan pengusaha itu bertentangan dengan konstitusi. 

"Ya pasti itu, kan bertentangan dengan konstitusi," kata Sekretaris Fraksi NasDem Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Januari 2022.
Wakil Ketua Komisi II itu menegaskan konstitusi mengamanatkan pemilihan umum (pemilu) dilaksanakan 5 tahun sekali. Jika diundur akan banyak konsekuensi terjadi.

"Tentu itu akan mengganggu konsentrasi pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 dan juga recovery pascapandemi," ungkap dia.

Selain itu, Saan menegaskan tidak ada pembahasan wacana penundaan pergantian presiden di Komisi II. Apalagi, DPR dan pemerintah sudah menyepakati tidak ada amandemen UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Saan meminta Bahlil tak melempar bola panas terkait pergantian presiden. Bahlil sebaiknya fokus menjalankan tugasnya.

"Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan itu juga sedikit akan membantu terkait dengan pemulihan ekonomi," ujar Bahlil.

Baca:  Pernyataan Bahlil Dinilai Menjerumuskan Jokowi

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id