Reformasi Data Perlindungan Sosial Diklaim Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

    Nur Azizah - 05 Januari 2021 13:09 WIB
    Reformasi Data Perlindungan Sosial Diklaim Bisa Turunkan Angka Kemiskinan
    Kepala Bappenas Suharso Monoarfa - - Foto: Medcom
    Jakarta: Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengeklaim reformasi data perlindungan sosial bisa menurunkan angka kemiskinan. Data tersebut dapat membuat bantuan sosial (bansos) tersalur secara tepat. 

    "Data ini dimaksudkan untuk efektivitas dari penyaluran bantuan sosial," kata Suharso di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Januari 2021.

    Pemerintah juga menyediakan bantuan iuran atau jaminan sosial untuk kelompok rentan, miskin, dan sangat miskin. Suharso menyebut perbaikan data ini dapat menurunkan angka kemiskinan hingga 0 persen di 2024.

    "Tingkat kemiskinan kita ingin turunkan terutama pada level yang paling bawah, yaitu extreme poverty. Extreme poverty kita itu sekitar 2,5 sampai 3 persen dan tadi diarahkan Bapak Presiden (Joko Widodo) sampai dengan pada tahun 2024 diharapkan itu bisa menjadi 0 persen," ujarnya.

    Baca: Jokowi Instruksikan Bappenas Reformasi Sistem Perlindungan Sosial

    Suharso menyampaikan reformasi data perlindungan sosial bisa memfokuskan seluruh program bantuan sosial. Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bantuan sembako, hingga bantuan tunai. 

    "Sehingga dengan demikian penurunan kemiskinan akan kita bisa capai," tutur Suharso. 

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id