Kubu KLB Sebut Peluang Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Belum Pudar

    Candra Yuri Nuralam - 11 April 2021 15:38 WIB
    Kubu KLB Sebut Peluang Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Belum Pudar
    Ketua Dewan Kehormatan Demokrat hasil KLB Max Sopacua. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang menilai perjuangannya belum berakhir. Pemerintah dinilai masih memberi kesempatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dapat disahkan menjadi ketua umum (ketum) Partai Demokrat.

    "Dipersilakan bertempur di pengadilan. Jadi kita mengikuti apa yang disarankan pemerintah," kata Ketua Dewan Kehormatan Demokrat hasil KLB Max Sopacua di Jakarta, Minggu, 11 April 2021.






    Menurut dia, pihaknya bakal menempuh seluruh jalur hukum untuk memenangkan Moeldoko. Menyelesaikan masalah melalui proses hukum di pengadilan dianggap menjadi jalan yang paling tepat.

    "Kita tidak mengada-ada," ujar Max.

    Baca: Moeldoko Masih Pakai Label Ketum Demokrat Diklaim Wajar

    Max mempermasalahkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat 2020 yang disusun kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AD/ART itu dianggap tidak sah.

    Dia mengatakan AD/ART itu tidak dibuat di dalam Kongres V Partai Demokrat 2020. Pasalnya, kata dia, tidak ada kader yang mengetahui penyusunannya.

    "Mungkin itu dibuat di rumah (AHY), di Cikeas, sehingga peserta kongres tidak bisa membahas itu," ucap Max.

    Proses ini, kata Max, menyalahi aturan sehingga kepemimpinan AHY dianggap pantas dilengserkan. Max yakin pihaknya akan menang di pengadilan. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id