comscore

Kementerian PPPA Imbau Jangan Jauhi Penderita HIV/AIDS

Sunnaholomi Halakrispen - 31 Mei 2018 07:56 WIB
Kementerian PPPA Imbau Jangan Jauhi Penderita HIV/AIDS
Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Valentina Gintings. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen
Jakarta: Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Valentina Gintings mengatakan HIV/AIDS harus dijauhi, terutama bagi anak-anak. Namun, bukan berarti penderita HIV/AIDS harus dijauhi.

Valen menekankan banyak tersebarnya informasi terkait penularan HIV/AIDS salah satunya melalui air susu ibu (ASI). Namun, hal tersebut belum tentu benar.
"Kita nggak tahu gimana penularannya karena macem-macem kan. Kalau kita bilang dari ASI tapi anak itu daya tahan tubuhnya kuat terhadap pencegahannya, dia tidak akan tertular walaupun dia disusui," ujar Valen di Panti Sosial Asuhan Anak 3, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 30 Mei 2018.

Valen mengakui pentingnya edukasi kepada masyarakat terutama kepada anak tentang penularan penyakit tersebut tetapi tidak dengan menjauhi para penderitanya.

"Makanya kita harus banyak belajar tentang HIV/AIDS. Itu lah makanya orang yang tertular HIV/AIDS dia terstigmatisasi, karena kita nggak tahu cara penularannya. Jadi belum tentu dengan ASI bisa tertular," tutur dia.

Kemudian Valen memaparkan informasi penyebaran HIV/AIDS lainnya yakni melalui darah. Sosialisasi dari Kemen PPPA dianggap penting terutama bagi anak, lantaran anak diyakini tidak paham apapun terkait penularan tersebut.

"Saya awalnya tahunya HIV melalui darah sedikit saja sudah tertular. Ternyata kalau darahnya sudah kering, dalam beberapa detik itu sebenarnya nggak bisa tertular. Nah hal-hal begitu kan kita nggak tahu dan perlu disampaikan ke anak-anak," pungkas dia.


(SCI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id