Pasal Penghinaan Disarankan Tak Hanya untuk Presiden

    Anggi Tondi Martaon - 09 Juni 2021 17:09 WIB
    Pasal Penghinaan Disarankan Tak Hanya untuk Presiden
    Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Antara/Agung Rajasa



    Jakarta: Keberadaan pasal penghinaan presiden dalam revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) didukung. Bahkan, ketentuan tersebut disarankan berlaku untuk semua masyarakat, bukan kelompok atau jabatan tertentu.

    "Tidak hanya diterapkan untuk presiden ataupun DPR saja, tapi diterapkan untuk semua warga negara. Jadi jika ada yang mendapat perilaku penghinaan, sudah ada aturannya yang jelas," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.

     



    Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai NasDem itu meyakini keberadaan ketentuan yang ada di Pasal 218 dan 219 KUHP versi revisi itu tak akan membungkam kritik. Pasal tersebut hadir untuk menyetop pernyataan yang menghina pribadi pimpinan negara.

    Dia menegaskan menghina seseorang adalah perbuatan terlarang. Sudah sewajarnya ketentuan tersebut dimasukkan dalam revisi KUHP.

    "Siapa pun yang melakukan penghinaan, secara langsung ataupun terbuka melalui media sosial, jelas perilaku yang salah dan patut ada payung hukumnya," ungkap Sahroni.

    Baca: Pidana Penghinaan Presiden Harus Dipagari Agar Tak Jadi Pasal Karet

    Masyarakat tetap diperbolehkan mengkritik kinerja pemerintah seluas-luasnya. Namun, kritik yang disampaikan tak boleh menyingung SARA, fisik, atau tidak sesuai fakta.

    “Jadi itu bebas saja, selama tidak masuk ke ranah penghinaan apalagi sudah bersifat hoaks," sebut dia.

    Sahroni menjamin Komisi III dan pemerintah bakal menyusun pasal-pasal yang ada di revisi KUHP dengan baik. Eksekutif dan legislatif berjanji tidak ada ketentuan yang mengandung multitafsir sehingga rawan disalahgunakan.

    "Supaya pasal ini clear dan tentunya tidak menjadi pasal karet,” ujar dia.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id