comscore

Mahfud MD Ingatkan Pentingnya Menjadi Politisi dan Parpol Bersih

Media Indonesia.com - 08 Agustus 2021 06:32 WIB
Mahfud MD Ingatkan Pentingnya Menjadi Politisi dan Parpol Bersih
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Dok. Tangkapan Layar
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan pentingnya politisi dan partai politik (parpol) yang bersih. Parpol selama ini kerap menjadi sarang koruptor dan penyebab carut marut situasi politik.

"Karena itu, muncullah suara-suara yang menginginkan Indonesia tanpa partai politik. Tapi bagaimanapun, partai politik tetap diperlukan untuk melakukan kontrol terhadap kekuasaan," kata Mahfud saat memberikan pengarahan pada Sekolah Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) angkatan kedua, dì Jakarta, Sabtu, 7 Agustus 2021.
Menurut dia, negara demokrasi konstitusional harus memiliki lembaga perwakilan atau parlemen. Sedangkan, parlemen yang baik harus diisi parpol.

"Oleh sebab itu, sejelek-jeleknya negara yang punya parpol, itu jauh lebih baik dibandingkan dengan negara yang tidak punya parpol," ujar Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyampaikan tidak mudah menjadi politisi dan parpol yang bersih. Sebab, politisi dan parpol kadang dihadapkan pada dua pilihan yang sulit.

"Pertama, parpol didirikan untuk memperjuangkan kebaikan bagi bangsa dan negara. Oleh sebab itu, orang-orangnya harus baik. Kedua, untuk bisa berjuang, parpol itu harus punya banyak pengikut," tutur Mahfud.

Baca: Milenial Diyakini Membawa Perubahan dalam Perpolitikan Indonesia

Dia berharap PSI mempertahankan idealisme sebagai parpol. Misalnya, tetap merekrut calon anggota legislatif secara terbuka, tanpa mahar, dan melibatkan ahli sebagai panelis independen.

“Saya dulu ikut mendorong berdirinya PSI, saya ikut menyeleksi calon anggota legislatifnya. Bersama Mas Goenawan Mohamad, ada Bu Tuti Hadiputranto, Pak Bibit Samad Rianto, Mas Hamdi Muluk, ikut melakukan seleksi karena punya harapan ada darah baru terhadap kehidupan partai politik kita," ujar dia.

Mahfud juga mendukung lahirnya kader-kader PSI yang kompeten dan berintegritas. “Kompeten, dia mampu bekerja, mengerti masalah ketatanegaraan, mengerti politik, sosiologi dan kebutuhan rakyat. Lalu berintegritas, dia jujur, niatnya baik, dan tidak koruptif," tegas Mahfud.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id