Legislator: Percepatan Vaksinasi Butuh Dukungan Pemda

    Wandi Yusuf - 16 September 2021 23:59 WIB
    Legislator: Percepatan Vaksinasi Butuh Dukungan Pemda
    ilustrasi vaksinasi/Medcom.id/Chris



    Jakarta: Pemerintah berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi covid-19 dengan target 2,3 juta dosis per hari pada September 2021. Dukungan pemerintah daerah (pemda) amat vital untuk mencapai target itu.

    “Dukungan pemda sangat penting dan menentukan dalam mencapai target vaksinasi,” kata anggota Komisi IX DPR Darul Siska kepada wartawan, Kamis, 16 September 2021.

     



    Darul membeberkan empat hal penting mempercepat target vaksinasi. Rinciaan keempatnya ialah penyediaan vaksin, distribusi vaksin, ketersediaan vaksinator, dan edukasi masyarakat agar bersedia divaksin.

    Baca: 76 Juta Warga Indonesia Sudah Divaksinasi

    Menurut Darul, pengadaan vaksin menjadi ranah pemerintah pusat. Sedangkan mendistribusikan vaksin, menyediakan tenaga kesehatan sebagai vaksinator, dan mengajak atau mengedukasi masyarakat agar mau divaksin menjadi tugas dan tanggung jawab pemda.

    “Pemerintah daerah yang paling bertanggungjawab untuk membujuk dan mengajak masyarakatnya agar mau divaksin. Pemerintah daerah bertanggungjawab melindungi masyarakat dari pandemi covid-19,” ujar Darul.

    Darul menyebut semakin banyak masyarakat yang menerima vaksin bakal berdampak positif. Sebab, upaya pengendalian covid-19 semakin mudah.

    “Semakin cepat kita terbebas dari pandemi,” kata dia.

    Pemerintah terus berupaya mendapatkan dosis vaksin covid-19 melalui berbagai cara. Kamis, 16 September, Indonesia menerima kedatangan pengiriman tahap ke-63 sebanyak 1,6 juta dosis vaksin Pfizer. Dari total target mendapatkan sekitar 400 juta dosis vaksin covid-19, Indonesia sudah menerima 245 juta dosis.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meningkatkan cakupan vaksinasi merupakan cara pemerintah menangani pandemi di hulu, selain peningkatan disiplin protokol kesehatan, peningkatan testing, tracing, dan treatment atau 3M, serta pengendalian mobilitas masyarakat.

    Penanganan covid-19 yang efektif diharapkan berimbas pada pertumbuhan ekonomi yang positif. Tahun ini, pemerintah menargetkan ekonomi nasional tumbuh 4,5%. Semua target bisa dicapai bila ada dukungan dari semua kalangan dalam pengendalian covid-19.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id