Guru Agama Diminta Tepis Ajaran Intoleran

    Gana Buana - 14 Desember 2019 13:24 WIB
    Guru Agama Diminta Tepis Ajaran Intoleran
    Menag Fachrul Razi. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Guru pendidikan agama Islam (PAI) diminta terus membendung ajaran-ajaran yang mengandung unsur kebencian. Pasalnya, guru PAI berperan penting dalam pembangunan karakter bangsa. 

    “Mereka juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mengendalikan paham-paham keagamaan yang intoleran dan cenderung radikal melalui proses pembelajaran PAI yang bermakna dan mencerdaskan,” kata Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dalam acara Sarasehan Bulan Bakti dan Peluncuran Buku Teks PAI di Bekasi, Sabtu, 14 Desemebr 2019.

    Menurut dia, guru PAI ikut punya andil dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki moral, akhlak, etika beragama, dan berbudaya. Hal ini mengingat ada 37,7 juta anak muslim atau 83,2 persen dari total siswa SD, SMP, SMA/SMK yang mencapai 45,3 juta anak.

    “Dengan jumlah sebanyak ini saya dapat katakan bahwa keberhasil PAI dapat menjadi tonggak kesuksesan pembangunan moral spiritual bangsa. Demikian pula sebaliknya jika PAI gagal, maka carut-marut moral spiritual bangsa akan terasa dalam setiap sisi kehidupan kita,” jelas Fachrul.

    Untuk itu, guru PAI harus mampu memberikan asupan gizi pengetahuan dan kesadaran beragama yang tepat. Pengetahuan keagamaan yang intoleran, misalnya, tidak relevan untuk diajarkan dalam mata pelajaran PAI di sekolah.

    “Kita hidup di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang menjunjung tinggi penghargaan atas keragaman. Di Tanah Air, kita hidup dengan berbagai suku, bangsa, bahasa, agama, dan bahkan aliran kepercayaan,” lanjut dia.

    Perspektif multikultur dan multiagama amat penting untuk diajarkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sikap moderat pun perlu dikembangkan di Indonesia.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id