Gerindra Minta Pembentukan Dewas KPK Independen

    Intan Yunelia - 05 Oktober 2019 21:19 WIB
    Gerindra Minta Pembentukan Dewas KPK Independen
    Diskusi bertajuk 'Perppu KPK Diantara Tekanan Publik dan Jepitan Partai Politik' di kawasan Cikini, Jakarta - Medcom.id/Intan Yunelia.
    Jakarta: Pembentukan dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta betul-betul independen. Terpenting, pemilihan dewan pengawas tidak melalui mekanisme penunjukan langsung presiden.

    "Itu bisa bahaya (dewan pengawas dipilih presiden) bahaya bisa melibas kepada lawan-lawan politiknya," kata Anggota Fraksi Gerindra Supratman Andi Agtas di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 5 Oktober 2019.

    Supratman menyebut sistem penunjukan langsung akan berbahaya mengingat presiden memiliki kendali penuh terhadap KPK. Dia khawatir dewan pengawas nantinya disetir oleh kepala negara selanjutnya.

    "Belum tentu Pak Jokowi (akan menyetir) karena kita yakin Pak Jokowi tidak melakukan itu. Tapi pemerintah yang akan datang kan berbahaya kalau tiba-tiba mendapatkan presiden yang lain," ujar Supratman.

    Politikus Gerindra ini berharap pemilihan dewan pengawas harus melibatkan DPR, pemerintah dan KPK. Komunikasi tiga lembaga ini dinilainya penting agar menghasilkan dewan pengawas yang sesuai harapan rakyat.

    "Ada pasalnya fit n profit DPR atau 2 DPR, 2 pemerintah dan 1 KPK itu bagus," pungkasnya.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id