RUU Anti Propaganda Penyimpangan Seksual Masuk Prolegnas

    Nur Azizah - 16 Januari 2020 19:01 WIB
    RUU Anti Propaganda Penyimpangan Seksual Masuk Prolegnas
    Ilustrasi Gedung Parlemen. Medcom.id/Mohamad Rizal
    Jakarta: Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti Propaganda Penyimpangan Seksual masuk daftar program legislasi nasional (Prolegnas) 2020-2024. RUU ini diusulkan pada 17 Desember 2019.

    Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Baidowi menyebut RUU ini diusulkan salah satu fraksi. RUU ini kemudian disepakati disampaikan kepada Baleg.

    "Oleh Baleg kemudian disusun dan dikomunikasikan, maka masuk dalam prolegnas jangka menengah," kata Baidowi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020.

    Baidowi menuturkan RUU ini muncul lantaran maraknya kasus dugaan penyimpangan seksual. Namun, Baidowi belum bisa menjelaskan substansi RUU tersebut. "Detailnya seperti apa kami belum lihat," ucap politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. 

    Baidowi menyebut RUU itu belum memiliki naskah akademik. Namun dianggap wajar lantaran RUU prolegnas jangka menengah belum memerlukan naskah akademik.

    "Kalau prolegnas prioritas minimal naskah akademik sudah ada. Itu kesepakatan kami di internal dan masuk dalam peraturan penyusunan prolegnas," pungkasnya.

    Baidowi mengatakan semula ada 300 RUU yang diusulkan dalam prolegnas jangka menengah. Setelah disisir ulang, jumlah prolegnas jangka menengah menjadi 200 RUU.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id