Komisi III akan Minta Penjelasan KY dan MA Soal Lima Hakim Agung Cacat Syarat

    Achmad Zulfikar Fazli - 13 Oktober 2016 19:20 WIB
    Komisi III akan Minta Penjelasan KY dan MA Soal Lima Hakim Agung Cacat Syarat
    Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali (kanan) melantik Hakim Agung. Foto: MI/ Adam Dwi
    medcom.id, Jakarta: Komisi III DPR RI berencana memanggil Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan penjelasan soal dugaan adanya lima hakim agung yang cacat syarat administrasi.

    "Kita akan panggil KY dan MA untuk menelusuri permasalahan ini, apakah memang yang bermasalah MA karena memberikan data yang salah, atau KY yang kurang teliti," kata anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi kepada Metrotvnews.com, Kamis (13/10/2016).

    Aboe mengatakan, sebagai mitra kerja, Komisi III akan mengevaluasi permasalahan ini. Hal ini untuk mencegah terulangnya masalah yang sama. dia juga menambahkan, Komisi III berkomitmen tinggi terhadap upaya mewujudkan penyelenggaraan hukum yang kredibel dan bermartabat. 

    "Salah satunya rekruitment hakim agung sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku," kata Politikus PKS ini.

    Baca: Pengangkatan Hakim Agung Dapat Dibatalkan

    Hal senada disampaikan anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu. Politikus PDI Perjuangan ini memastikan, Komisi III akan meminta penjelasan kepada KY dan MA soal masalah lima hakim agung cacat syarat ini. Sebab, dia tak ingin kasus serupa terjadi pada seleksi-seleksi calon hakim agung ke depan.

    "Jangan lagi pernah bermain main dengan seleksi calon hakim agung," tegas dia.

    Sebelumnya, Hakim Agung Gayus Lumbuun mengungkapkan, ada lima hakim agung yang tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Mahkamah Agung. Syarat untuk menjadi hakim agung salah satunya ialah berpengalaman menjadi hakim tinggi selama tiga tahun.

    "Ada lima. Dua pimpinan MA, tiga hakim agung yang tidak memenuhi syarat Pasal 7 dalam UU MA. Ada yang cuma setahun (jadi hakim tinggi), ada yang setahun lebih," terangnya saat dihubungi Media Indonesia, Senin 3 Oktober 2016.

    Baca: KY Dituding Sengaja Loloskan Hakim Agung Bermasalah

    Gayus pun meminta agar hakim agung yang cacat syarat dicopot. Hal itu dinilai sebagai bentuk awal dari reformasi bidang hukum.

    Menurut sumber Media Indonesia, Ketua MA Hatta Ali salah seorang dari lima hakim agung yang cacat syarat. Pasalnya, ia menjabat sebagai hakim tinggi kurang dari tiga tahun.

    Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Hatta Ali menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasaar pada 2003. Selanjutnya, pada 2004 ia merangkap sebagai Sekretaris Ketua MA dan 2005 menjabat Dirjen Badan Peradilan Umum I. Dua tahun kemudian, pada 2007, Hatta Ali diangkat menjadi hakim agung. Setelah itu, pada 8 Februari 2012, ia terpilih menjadi orang nomor satu di MA.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id