KAHMI tak Pernah Dukung Anies Baswedan di 2019

Whisnu Mardiansyah - 12 Juli 2018 07:01 wib
Ilustrasi. Foto: MI
Ilustrasi. Foto: MI

Jakarta: Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) membantah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan di Pilpres 2019. Sikap KAHMI di Pilpres 2019 tetap independen.

"MN KAHMI konsisten menjaga komitmen dan tetap independen, tidak berpolitik praktis," kata Koordinator Presidium KAHMI Siti Zuhro dalam keterangan tertulisnya, Rabu 11 Juli 2018.

Zuhro menegaskan KAHMI bukan alat parpol yang bisa dimanfaatkan oleh pihak manapun. Pengabdian KAHMI, kata dia jelas hanya untuk NKRI.

"Kegiatan dukungan deklarasi politik dengan menggunakan institusi organisasi kepada orang per orang adalah bukan tradisi KAHMI," ujarnya.

Zuhro mengatakan gerakan politik yang mengatasnamakan KAHMI dengan pembentukan relawan Anies Baswedan adalah sikap politik perorangan bukan sikap resmi organisasi. "Gerakan tersebut kontra produktif oleh karena itu harus dihentikan," tegas dia.

Atas hal itu, Zuhro mengingatkan kepada seluruh aparat organisasi di daerah untuk menjaga disiplin organisasi. Dia mengimbau agar tetap tanggap dan waspada jebakan dan manuver politik yang dapat memecah belah keutuhan organisasi. 

Sebelumnya, beredar selebaran sebuah undangan berisi deklarasi untuk mendukung Anies Rasyid Baswedan maju sebagai calon presiden 2019. Undangan itu mengatasnamakan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

Dari acara harian Gubernur DKI Jakarta, terjadwal Kmais 12 Juli acara Halal Bihalal Gubernur DKI Jakarta dengan MN KAHMI bertempat di Balai Agung, kompleks kantor Gubernur DKI Jakarta. Namun, KAHMI membantah acara tersebut sekaligus acara deklarasi dukungan pencapresan Anies Baswedan.


(JMS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.