comscore

Pemecatan Terawan Dinilai Tidak Sah

Anggi Tondi Martaon - 28 Maret 2022 10:57 WIB
Pemecatan Terawan Dinilai Tidak Sah
Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. MI/Ramdani
Jakarta: Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dipecat sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pemecatan itu dinilai tidak sah.

"Setelah saya pelajari bisa kita nyatakan pemecatan ini tidak sah," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 28 Maret 2022.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menyampaikan pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan. Pertama, keputusan tersebut bukan keputusan, namun sebatas rekomendasi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

Kedua, rekomendasi tersebut disampaikan PB IDI. Sementara itu, pengurus IDI yang lama sudah demisioner.

"Yang baru belum dilantik lalu kemudian itu dibacakan di forum muktamar oleh perangkat yang tidak jelas sehingga menimbulkan kegaduhan," ungkap dia.

Baca: Terawan dan IDI Diminta Komunikasi Terbuka

Dia meminta kepolisian mengusut pihak yang menyampaikan rekomendasi tersebut. Pasalnya, tindakan yang dilakukan membuat gaduh.

"Proses secara hukum karena kejadian-kejadian seperti ini tidak boleh terulang dimana hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh sebuah organisasi dilakukan oleh perorang," sebut dia.

Selain itu, dia meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin proaktif membuka komunikasi antara Terawan dengan pengurus IDI yang baru. Sehingga, permasalahan antara kedua belah pihak bisa diselesaikan dengan baik.

"Saya lihat juga pengurus PB IDI yang baru itu kemungkinan bisa mengakomodir atau kemudian bisa melakukan komunikasi dengan baik yang kemudian bisa difasilitasi Menteri Kesehatan," ujar dia.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id