Karantina WNI Sesuai Protokol Kesehatan Internasional

    Antara - 03 Februari 2020 15:13 WIB
    Karantina WNI Sesuai Protokol Kesehatan Internasional
    Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/Wahyu Putro
    Bogor: Presiden Joko Widodo menyebut 243 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, Tiongkok, dalam keadaan sehat. Namun, mereka harus mengikuti observasi sesuai protokol kesehatan internasional.

    "Observasi sehingga betul-betul dinyatakan 'clean' (bersih), bersih, sehingga dapat kembali ke keluarga masing-masing. Itu protokol kesehatan yang harus diikuti," kata Jokowi di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 3 Februari 2020.

    Jokowi berterima kasih kepada masyarakat Natuna, Kepulauan Riau. Natuna menjadi tempat karantina sementara bagi 243 WNI untuk menjalani observasi protokol kesehatan.

    "Saya juga berterima kasih ke masyarakat Natuna yang sudah memberikan lampu hijau karena ini saudara-saudara kita sendiri," ucap Jokowi.

    Sebanyak 238 WNI dan lima tim pendahulu telah dievakuasi dari Hubei, Tiongkok. Mereka sedang menjalani masa observasi di Natuna selama 14 hari. 

    Evakuasi dilakukan menyusul keputusan organisasi kesehatan dunia (WHO) yang menetapkan status darurat global atas wabah virus korona.

    Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok melaporkan angka kematian mencapai 361 orang dan total infeksi mencapai 17.200 di seantero Negeri Tirai Bambu per Senin, 3 Februari 2020.

    Virus korona juga bermunculan di 25 negara, seperti Jepang, Thailand, Australia, Prancis, Jerman hingga Amerika Serikat.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id