Jokowi Perintahkan Penanganan Stunting Diintegrasikan dengan PKH

    Theofilus Ifan Sucipto - 05 Agustus 2020 13:23 WIB
    Jokowi Perintahkan Penanganan <i>Stunting</i> Diintegrasikan dengan PKH
    Presiden Joko Widodo. Dok. Tangkapan Layar
    Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan penanganan anak gagal tumbuh atau stunting diintegrasikan dengan Program Keluarga Harapan (PKH). Hal itu untuk mempercepat distribusi bantuan dan solusi.

    “Dalam upaya penurunan angka stunting, kita sambungkan dengan program perlindungan sosial kita, terutama PKH,” kata Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2020.

    Jokowi mengatakan pengendalian stunting juga bisa melalui bantuan pangan non-tunai (BPNT). Kepala Negara menginstruksikan seluruh bantuan segera disalurkan kepada keluarga kurang mampu.

    Baca: Penanganan Covid-19 dan Stunting Beriringan

    Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menyebut perintah Jokowi sejalan dengan program Kemensos. Salah satu komponen PKH yakni stunting yang menyasar ibu hamil dan menyusui.

    Program tersebut, kata Juliari, akan disinergikan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes bakal memberikan modul informasi tambahan soal stunting.

    Juliari mengusulkan komponen BPNT ditambah berupa susu. Sehingga kebutuhan gizi ibu hamil dan menyusui tercukupi.

    “Sehingga untuk mengukur keberhasilan stunting ini lebih mudah dan dampaknya dirasakan nyata oleh masyarakat,” terang Juliari.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id