ICW Tantang Kemendagri Benahi Operasional Parpol

    Nur Azizah - 19 November 2019 12:52 WIB
    ICW Tantang Kemendagri Benahi Operasional Parpol
    Ilustrasi pilkada langsung. Medcom.id.
    Jakarta: Indonesian Corruption Watch (ICW) menyambut baik evaluasi pilkada yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Peneliti ICW Ahmad Kurnia menantang Kemendagri membenahi operasi partai politik ketimbang mengubah format pilkada.

    "Pembenahan partai menjadi prasyarat utama sebelum mengubah model pilkada. Tanpa pembenahan partai, maka tidak akan pernah menyelesaikan persoalan politik yang berbiaya mahal tersebut," kata Kurnia di Jakarta, Selasa, 19 November 2019.

    Kurnia mengeklaim selama ini pembenahan partai politik selalu dilakukan KPK dan masyarakat sipil. Kemendagri disebut kurang menanggapi wacana pembenahan partai politik.

    ICW tak setuju dengan wacana pemilihan kepala daerah lewat DPRD. Wacana itu dinilai prematur. Apalagi, Kemendagri beralasan penyelenggaraan pilkada menelan banyak biaya dan maraknya kasus politik uang.

    ICW menyebut penilaian dan alasan Kemendagri tak komprehensif. Menurutnya, kasus politik uang disebabkan minimnya implementasi peran dan fungsi partai politik. 

    "Faktor politik uang dituding menjadi biang persoalan. Penilaian ini tidak komprehensif sebab melupakan persoalan jual beli pencalonan (mahar politik) sebagai salah satu masalah utama," kata Kurnia.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id