Indonesia Belum Mampu Cetak Guru Berkualitas

    Ilham Pratama Putra - 25 November 2019 17:21 WIB
    Indonesia Belum Mampu Cetak Guru Berkualitas
    Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Medcom.id/Fachri Audia.
    Jakarta: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) menyebut Indonesia belum mampu mencetak guru kompeten karena masih terkukung kewajiban administrasi. Rerie mempersoalkan kemerdekaan guru dalam mendidik.

    Kewajiban administrasi ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Akhirnya, guru pun tak bisa jadi sumber inspirasi murid.

    "Guru yang hebat adalah guru yang menjadi sumber inspirasi. Kalau hanya punya kemampuan mengajar tetapi belum menjadi sumber inspirasi, itu guru yang biasa-biasa saja," kata Rerie di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin, 25 November 2019.

    UU itu menyebut profesi guru sangat mulia. Guru merupakan pendidik profesional yang bertugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi, peserta didik dalam jalur pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah.

    Rerie menilai kemuliaan profesi guru sebatas teks. Praktiknya, guru masih dibebankan mengurusi kewajiban administrasi yang diatur undang-undang.

    Rerie menyebut guru tak memiliki kebebasan penuh. Kewajiban administrasi seolah membebani guru untuk berkreasi dalam proses belajar mengajar.

    Politikus NasDem itu berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bisa memperbaiki itu. Momentum hari guru bisa menjadi pijakan awal menuntaskan masalah di sektor pendidikan.

    "Saya lihat, persoalan yang dihadapi para guru sudah ditangkap dengan jeli oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. Nadhiem berjanji untuk memperjuangkan kemerdekaan belajar yang sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantoro yang mementingkan kemerdekaan berpikir anak didik," jelas Wakil Ketua MPR itu.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id