Bawaslu Kumpulkan Data Daerah Rawan Pilkada 2020

    Whisnu Mardiansyah - 26 November 2019 13:24 WIB
    Bawaslu Kumpulkan Data Daerah Rawan Pilkada 2020
    Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih mengumpulkan data-data terkait daerah rawan di Pilkada 2020. Data dikumpulkan dari pemetaan kabupaten dan provinsi.

    "Awal tahun baru kita rilis, kita petakan baik provinsi maupun daerah dengan rekomendasi intervensi kebijakan," kata Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin kepada Medcom.id, Selasa, 26 November 2019.

    Afif menjelaskan indeks kerawanan diukur dari beberapa variabel yang tak jauh barbeda dengan pemetaan pada gelaran pilkada sebelumnya. Salah satunya lewat rekomendasi kebijakan daerah buat mencegah kerawanan tersebut.

    "Apa yang harus kita lakukan langsung ke rekomendasi teknisnya. Rencana kita di semua yang daerah kita akan membuat semacam Satgas atau Satker," terang Afif.

    Dia mengatakan salah satu yang menjadi sorotan ialah politik uang. Angka kerawanan politik uang di Pilkada 2020 dinilai masih cukup tinggi.

    “Kerawanan politik uang yang menjadi mayoritas obrolan para pihak terkait dengan kecurangan, bisa kita intervensi dengan patroli dari sosialisasi,” jelas Afif.

    Bawaslu mengimbau pengawas tingkat provinsi hingga kabupaten/kota mengantispasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pada Pilkada Serentak 2020. Afif menyebut publik lebih percaya penelitian analisis angka ketimbang analisis kata-kata.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id