Indonesia Diminta Tolak Ajakan Negosiasi Tiongkok Soal Natuna

    Fachri Audhia Hafiez - 12 Januari 2020 14:34 WIB
    Indonesia Diminta Tolak Ajakan Negosiasi Tiongkok Soal Natuna
    Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez

    Jakarta: Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai Indonesia tak perlu berunding dengan Tiongkok terkait persoalan di Natuna. Sebab, Indonesia maupun Tiongkok saling tidak mengakui klaim atas batas perairan di Natuna.

    "Karena kita saling enggak mengakui. Jadi kita enggak perlu duduk bareng, tidak perlu negosiasi," kata Hikmahanto dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'Pantang Keok Hadapi Tiongkok' di Upnormal Coffee and Roasters, Jakarta Pusat, Minggu, 12 Januari 2020.


    Ia menuturkan berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982, perairan Natuna merupakan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Tiongkok tidak memiliki hak apa pun atas perairan tersebut. 

    Sementara, pemerintah Tiongkok mengeklaim sembilan garis putus (nine dash line) di tengah Laut China Selatan. Garis putus-putus itu pertama kali muncul di peta negara Tiongkok pada 1947.

    Nine dash line berada di kawasan Tiongkok Selatan dengan luas mencapai 2 juta kilometer persegi. Garis itu kerap digunakan sebagai pembenaran Tiongkok untuk mengeklaim kepulauan di kawasan Laut China Selatan.

    Hikmahanto meminta agar pemerintah Indonesia menghindari upaya diplomasi Tiongkok. Pemerintah juga diharapkan tak mengindahkan upaya lobi Tiongkok lewat narasi kerja sama.

    "Jadi jangan pernah mau (kerja sama). Dalam situasi kayak begini, namanya mereka melakukan diplomasi itu akan canggih. Kita harus lebih canggih dalam rangka menolak ajakan tersebut," ujar Hikmahanto.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id