Istana Persilakan Rakyat Gugat UU Cipta Kerja

    Nur Azizah - 07 Oktober 2020 17:12 WIB
    Istana Persilakan Rakyat Gugat UU Cipta Kerja
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) diyakini tidak bisa memuaskan semua pihak. Pihak yang keberatan dipersilakan mengajukan judicial review atau uji materi perundang-undangan ke Mahkamah Konstitusi (MK)

    "Apabila ada pihak yang tidak puas saya kira ada mekanisme konstitusional namanya judicial review bisa diajukan ke Mahkamah Konstitusi," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Donny Gahral Adian, kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Kendati begitu, Donny mengeklaim UU Ciptaker sudah menjadi rumusan terbaik. Undang-undang itu bahkan disebut sudah melalui proses politik yang panjang.

    "Itu sudah melewati kekuatan politik yang ada di parlemen juga di pemerintah untuk merumuskan yang terbaik," ujarnya.

    Baca: Fadli Zon: Omnibus Law Preseden Buruk Bagi Demokrasi

    Dia menyebut pemerintah sudah berusaha memuaskan semua kepentingan. Namun, tak semua bisa diakomodasi.

    "Ini tidak bisa menang semua, pasti harus ada yang mengalah, harus kepentingan dikurangi begitu. Saya kira wajar saja dalam demokrasi, tapi ini sudah kesepakatan yang paling maksimal yang bisa dicapai untuk kemaslahatan rakyat Indonesia," ujar dia.

    Dia kembali mempersilakan masyarakat menempuh jalur hukum. Pemerintah sudah siap.

    "Apabila ada yang tidak puas, ya jalur konstitusional tersedia, silakan saja. Dan pemerintah sudah bersiap akan hal itu," tegas dia.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id