comscore

Wacana Penghapusan Premium Dianggap Memberatkan Masyarakat Kecil

Anggi Tondi Martaon - 01 Januari 2022 11:23 WIB
Wacana Penghapusan Premium Dianggap Memberatkan Masyarakat Kecil
Ilustrasi. MI/Arya Manggala
Jakarta: Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mempertanyakan rencana penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium pada 2022. Penghapusan ini berpotensi menambah beban ekonomi masyarakat kecil yang terdampak pandemi covid-19.

“Daya beli masyarakat masih lemah akibat dampak dari pandemi covid-19. Penghapusan BBM jenis premium secara terburu-buru dapat semakin mempersulit masyarakat kecil yang selama ini banyak menggunakan BBM jenis premium," kata Syarief melalui keterangan tertulis, Sabtu, 1 Januari 2022.

 



Politikus Partai Demokrat itu mendukung penerapan bahan bakar ramah lingkungan. Namun, hal itu jangan sampai memberatkan masyarakat.

Menurut anggota Komisi I itu, pemerintah harus memiliki solusi sebelum menghapus premium. Solusi itu harus ada sebelum premium ditiadakan.

“Pemerintah harus memiliki solusi terlebih dahulu terkait BBM, atau pun energi alternatif yang bisa menggantikan premium dengan harga yang murah dan dapat diakses oleh masyarakat kecil," ungkap dia.

Baca: Premium Dihapus, Pemerintah Diminta Turunkan Harga Pertalite

Dia meminta pemerintah meninjau kembali wacana penghapusan premium. Selain mencari solusi, wacana penghapusan tersebut harus melalui sosialisasi masif kepada masyarakat.

“Pemerintah harus memperbaiki komunikasi dengan masyarakat sebelum mengambil kebijakan lewat sosialisasi-sosialisasi. Pemerintah juga harus mendengarkan harapan-harapan masyarakat kecil, dan menjaga agar daya beli mereka tidak semakin tertekan," ujar dia.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id