comscore

Indonesia Disebut Bisa Berkontribusi Redam Konflik Rusia-Ukraina

Theofilus Ifan Sucipto - 27 Februari 2022 12:23 WIB
Indonesia Disebut Bisa Berkontribusi Redam Konflik Rusia-Ukraina
Pasukan Ukraina yang memberikan perlawanan terhadap tentara Rusia di Kiev. Foto: AFP
Jakarta: Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Andi Widjajanto mengatakan Indonesia bisa berkontribusi meredam konflik Rusia-Ukraina. Indonesia bisa mendorong penyelesaian masalah melalui jalur diplomasi.

"Indonesia berpeluang masuk memperbanyak multiple channel diplomasi namun sesuai dengan proporsi," kata Andi dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Rusia Serang Ukraina, Cina Ambil Taiwan?’ Minggu, 27 Februari 2022.
Andi mengatakan diplomasi bisa didorong melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Posisi Indonesia sebagai Ketua Presidensi G20 juga menjadi modal untuk mendukung menyelesaikan konflik Rusia dan Ukraina melalui diplomasi.

"Multiple channel diplomasi banyak dan itu yang betul-betul harus dimanfaatkan," ujar dia.

Baca: Kegagalan Diplomasi Eropa Mencegah Konflik Rusia-Ukraina Dipertanyakan

Menurut Andi, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegas mengutuk perang. Kepala Negara tidak ingin konflik antarnegara diselesaikan dengan kekerasan bersenjata.

Meski begitu, Andi menyampaikan kemungkinan terburuk bila diplomasi gagal. Salah satunya, stalemate atau kondisi seimbang lantaran kedua pihak tidak dapat maju atau mundur.

"Ini bisa memperparah persepsi dan pemahaman," kata dia.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id