Jadi Rebutan, Vaksin Covid-19 Berdampak Signifikan Kurangi Jumlah Kasus

    Theofilus Ifan Sucipto - 11 Juni 2021 00:43 WIB
    Jadi Rebutan, Vaksin Covid-19 Berdampak Signifikan Kurangi Jumlah Kasus
    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Dok. Kemenlu RI.



    Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan vaksin covid-19 menjadi rebutan negara-negara di dunia. Pasalnya, vaksin adalah salah satu upaya menekan penularan virus berbahaya itu.

    “Beberapa negara yang melakukan vaksinasi secara luas sukses menurunkan angka penyebaran covid-19 dengan signifikan,” kata Retno dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021.

     



    Retno mencontohkan vaksinasi di Inggris yang mencapai 101,51 persen populasi. Kasus harian di Negeri Tiga Singa turun drastis berkat ikhtiar tersebut,

    “Inggris menurunkan kasus harian di angka lima ribuan dari sebelumnya 60 ribu kasus per hari populasi,” ujar dia.

    Baca: Menlu: Vaksin Covid-19 di Indonesia Memenuhi Standar Internasional
     
    Contoh lainnya, yakni vaksinasi di Amerika Serikat (AS) yang diberikan kepada 91,57 persen populasi. Negeri Paman Sam menurunkan kasus harian dari sekitar 300 ribu menjadi 12 ribu per hari.

    “Artinya vaksinasi adalah salah satu cara menekan jumlah kasus dan melawan pandemi,” papar Retno.

    Pemerintah Indonesia berkomitmen mengamankan pasokan vaksin di Tanah Air. Namun, upaya itu perlu dibarengi ketaatan masyarakat menerapkan protokol kesehatan supaya hasilnya maksimal.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id