• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pembahasan RKUHP Mandek

Whisnu Mardiansyah - 12 Oktober 2018 15:10 wib
Anggota Komisi III Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafii. Foto:
Anggota Komisi III Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafii. Foto: Medcom.id/M Rodhi Aulia.

Jakarta: Pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) masih jalan di tempat. Belum ada pembahasan lanjutan setelah batal disahkan di peringatan HUT ke 73 Republik Indonesia.
 
"Sampai hari ini belum ada pembahasan lanjutan," kata Anggota Panitia Kerja (Panja) RKUHP, Muhammad Syafii kepada Medcom.id, Jumat, 12 Oktober 2018.
 
Syafii mengatakan RKUHP sebenarnya hampir disahkan Agustus kemarin. Namun, urung dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadap Presiden Jokowi. Terkait keberatannya Pasal Tipikor diatur di RKUHP.
 
"Itu yang sebabkan fraksi-fraksi tarik-menarik yang terjadi akhirnya stuck," kata Syafii.

Baca: Lima Pimpinan KPK Menemui Presiden

Politikus Partai Gerindra menyebut fraksi-fraksi sebelumnya sepakat mengebut pengesahan RKUHP. Namun, setelah manuver KPK berubah sikap. "Ini juga memberi warna bagi fraksi-fraksi pendukung pemerintah," ujarnya.
 
Pemerintah memutuskan membatalkan target pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) pada 17 Agustus 2018. Presiden Joko Widodo meminta pembatalan tenggat tersebut usai bertemu pimpinan KPK di Istana Bogor.


(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.