Pemilihan Ketum PAN Dipastikan Bebas Tekanan

    Ilham wibowo - 07 Desember 2019 14:13 WIB
    Pemilihan Ketum PAN Dipastikan Bebas Tekanan
    Waketum PAN Bima Arya Sugiarto (kiri) dan Waketum PAN Asman Abnur (kanan). Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
    Jakarta: Kandidat calon ketua umum (caketum) Partai Amanat Nasional (PAN) mulai merebut hati pemegang hak suara di level pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Proses pemilihan dalam Kongres PAN 2020 pun diyakini bakal terbuka dan demokratis. 

    Wakil Ketua Umum (Waketum) Asman Abnur menanggapi santai isu munculnya tekanan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kepada dewan pimpinan wilayah (DPW) untuk memenangkan salah satu kandidat. Sebagai salah satu kandidat caketum, dia optimistis mendapatkan dukungan. 

    "Mereka (pengurus PAN) sudah sangat dewasa di dalam menentukan pilihannya," kata Asman ditemui di Hotel Milenium Jakarta Sabtu, 7 Desember 2019. 

    Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) 
    siap memimpin PAN dengan pembenahan di sektor tata kelola kepengurusan partai. Partai berlambang matahari putih ini mesti dikembalikan ke masa kejayaannya. 

    Beragam program yang ditawarkan, kata Asman, mempunyai target penciptaan kader berkelas nasional hingga internasional dan terlibat pembangunan bangsa. Ia yakin para pemegang hak suara bakal melihat target dan harapan yang akan diraih. 

    Caketum PAN lain Bima Arya Sugiarto mengatakan hal senada ihwal intervensi dari DPP PAN terhadap DPW PAN. Para kader partai pemegang hak suara dinilai memiliki keteguhan hati untuk memilih pemimpinnya. 

    "Kalau bilang ada tekanan ada intervensi dan sebagainya saya kira enggak. Sejarah mencatat kongres PAN ini tidak ada intervensi dari luar, kader PAN sendiri yang menentukan," ungkap Wali Kota Bogor, Jawa Barat, itu. 

    Majunya Zulkifli Hasan sebagai calon ketum petahana dipercaya membuat proses musyawarah diperkirakan akan lebih dikedepankan. Namun, Bima memandang peluang aklamasi tetap kecil lantaran persaingan ketat kandidat dalam menyampaikan visi dam misi. 

    "Kader PAN ini intelek dan sangat sudah tercerahkan, jadi insyaallah prosesnya dinamis dan demokratis," tutup Bima. 





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id