Rehabilitasi Mangrove Ditargetkan Mencapai 124 Ribu Hektare pada 2021

    Fachri Audhia Hafiez - 12 Januari 2021 13:02 WIB
    Rehabilitasi Mangrove Ditargetkan Mencapai 124 Ribu Hektare pada 2021
    Iustrasi mangrove/MI

    Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menargetkan rehabilitasi mangrove mencapai 124 ribu hektare pada 2021. Sasaran indikatif rehabilitasi hingga 2024 ditargetkan 620 ribu hektare.

    "Belajar dari pengalaman sebelumnya, kita plot target sekian, biasanya di lapangannya akan bertambah," kata Siti melalui keterangan tertulis, Selasa, 12 Januari 2021.

    Siti menjelaskan ada 637 hektare lahan kritis. Sedangkan 17 ribu hektare tercatat sudah direhabilitasi tahun lalu. Sasaran rehabilitasi mangrove sebanyak 20 persen dari total target pada tahun ini. 

    Siti juga membeberkan target pada tahun berikutnya. Pada 2022, seluas 155 ribu hektare atau 25 persen dan pada 2023, seluas 155 ribu hektare atau 25 persen. Sementara itu, pada 2024 rehabilitasi menyasar 187 ribu hektare atau 30 persen dari total target Kementerian LHK.

    Hal pertama yang penting dilakukan buat mencapai target itu, beber Siti, ialah penguatan koordinasi kelembagaan. Koordinasi wajib dilakukan secara nasional maupun antarstrata pemerintahan. 

    Baca: 
    KKP Targetkan Rehabilitasi 200 Ha Lahan Mangrove pada 2020

    Dana rehabilitasi mangrove yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021 baru mencakup areal seluas 1.250 hektare. Perluasan aspek kerja sama internasional, seperti hibah luar negeri yang disinergikan dengan lintas kementerian/lembaga sangat dibutuhkan.

    "Pada saat ini sudah ada kerjasama Kreditanstalt fur Wiederaufbau (KfW) Jerman dan KLHK senilai 20 juta Euro, serta sedang  berproses dukungan dari World  Bank melalui KKP yang masih dalam pembahasan bersama Bappenas senilai lebih dari USD200 juta," ujar politikus Partai NasDem itu.

    Ia mengeklaim upaya percepatan implementasi sudah dilakukan pemerintah, di antaranya melalui pembentukan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Mandat percepatan implementasi rehabilitasi mangrove kepada BRGM di sembilan provinsi seluas 600 ribu hektare dilakukan di Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat.

    "Target 600 ribu hektare ini merupakan target nasional. Bukan berarti seluruhnya dilakukan oleh BRGM, tapi bersama dengan KLHK, Kementerian Kelautan dan Perikanan, juga pemegang izin tambang kita wajibkan untuk melakukan rehabilitasi mangrove, serta CSR dunia usaha," beber dia.


    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id