Kebijakan Rombak Pejabat Kementerian BUMN Dinilai Positif

    Medcom - 10 Februari 2020 00:20 WIB
    Kebijakan Rombak Pejabat Kementerian BUMN Dinilai Positif
    Ilustrasi. Foto: Medcom/Annisa Ayu
    Jakarta: Riset lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai salah satu kementerian terbaik dalam 100 hari kerja pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Catatan ini disebut tak lepas dari gerakan rombak pejabat yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir. 

    "Saya rasa kalau melihat apa yang sudah dilakukan Kementerian BUMN dalam 100 hari pertama ini, yang jelas terlihat ialah pergantian pejabat atau personel BUMN," kata Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal di Jakarta, Minggu, 9 Februari 2020. 

    Faisal memandang penempatan sejumlah tokoh yang berintegritas di lingkup BUMN mendapat sambutan positif dari publik. Aspek integritas memang menjadi salah satu kunci dalam membenahi BUMN. Meski begitu, Faisal berharap Kementerian BUMN tak lantas puas dengan catatan positif tersebut.

    "Perbaikan itu mempertimbangkan faktor- faktor lain juga, dia harus punya kapasitas teknis mumpuni di bidangnya, lalu aksi bersih-bersih ini, BUMN arahnya mau dibawa ke mana, itu yang belum saya lihat dalam 100 hari pertama," ujarnya.

    Faisal berharap Kementerian BUMN mampu menyampaikan gagasan besar terkait paradigma dalam membenahi BUMN ke depan. Faisal juga menilai pemilihan direksi dan komisaris BUMN yang berintegritas harus dibarengi dengan kemampuan teknis dan manajerial yang mumpuni.

    "BUMN bisa bagus pengelolaannya kalau orang-orang itu punya integritas dan kapasitas di bidangnya, kalau tidak justru akan menghambat," ujarnya.

    Kebijakan Rombak Pejabat Kementerian BUMN Dinilai Positif
    Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: MI/Agus Mulyawan

    Faisal menyebut BUMN di negara-negara maju seperti Tiongkok dan Singapura memiliki peran besar dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi negara. Ia berharap BUMN di Indonesia mampu berkontribusi lebih besar dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

    "Sinergi BUMN penting seandainya dijalankan dengan benar maka akan banyak mengatasi persoalan ekonomi di Indonesia," lanjut Faisal.

    Faisal berharap Kementerian BUMN mampu meneruskan catatan positif dengan melakukan capaian yang konkret. Momentum tingginya persepsi publik dalam membenahi BUMN harus dimanfaatkan. Faisal juga mendorong Kementerian BUMN memberikan kepastian kepada direksi dalam mengambil keputusan mengenai aksi korporasi. Hal ini guna mencegah keraguan atau ketakutan direksi kala mengambil keputusan.

    "Ini (catatan positif dari publik) bisa jadi beban yang diemban oleh Kementerian BUMN untuk membuktikan bersih-bersih membawa BUMN lebih baik, kalau tidak, ini akan memukul kepercayaan publik yang sekarang sudah merasa yakin," pungkasnya.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id