Eks Menteri Era SBY Masuk Lingkaran Istana

    Nur Azizah - 06 Februari 2020 16:01 WIB
    Eks Menteri Era SBY Masuk Lingkaran Istana
    Mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (kanan). Foto: Antara/Seno
    Jakarta: Kantor Staf Kepresiden (KSP) menunjuk 13 penasihat senior. Salah satunya adalah Purnomo Yusgiantoro mantan Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Bersatu II era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

    Selain itu, ada nama eks Menteri Pertambangan dan Energi era Orde Baru Kuntoro Mangkusubroto, eks Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto era, dan eks Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia era Presiden Megawati Soekarnoputri, Manuel Kaisiepo.

    Dari kalangan akademisi ada peneliti Pusat Kajian Etnografi Komunitas Adat (Pustaka) Yando Zakaria dan Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo.

    Ada juga Guru Besar Hukum Agraria UGM Maria SW Sumardjono, Guru Besar Hukum Pidana UGM Edward O.S. Hiarie, dan dosen FISIP UGM Kuskridho Ambardi.

    Eks Menteri Era SBY Masuk Lingkaran Istana
    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: MI

    Adapun dari kalangan pengusaha ada Komisaris Utama Mayapada Healthcare Jonathan Tahir dan pemilik grup Garuda Food Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto.

    Direktur Human Capital Management (HCM) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Edi Witjara dan anggota Dewan Pengarah UN-CERF Rachmawati Husein pun terpilih sebagai penasihat KSP.

    Kepala Staf Presiden Moeldoko membenarkan kabar tersebut. Mereka mulai bekerja sejak Selasa, 4 Februari 2020.

    "Sudah ada penasihat senior. Selasa kemarin (sudah mulai bekerja)," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Februari 2020.

    Sementara untuk wakil KSP belum ditentukan. "Belum, belum. Masih menunggu," pungkas dia.





    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id