STNK dan BPKB Masih Dikelola Polri

    Kautsar Widya Prabowo - 11 Februari 2020 16:24 WIB
    STNK dan BPKB Masih Dikelola Polri
    Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Tanggerang: Kapolri Jenderal Idham Azis mengaku telah berunding dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ihwal alih kelola berkas kendaraan. Kewenangan pengelolaan dokumen seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) masih dipegang Korps Bhayangkara.

    "Tetap pengelolaan, STNK dan BPKB di tangan Polri," di Pusdiklat Lalu Lintas, Serpong, Tanggerang, Selasa, 11 Februari 2020.

    Idham menjelaskan, Kemenhub dalam perbincangan bakal mengambil peran pengelolaan terminal dan jembatan timbang. Kewenangan dan perubahan tata kelola dokumen kendaraan perlu dibahas lebih lanjut karena diatur dalam peraturan pemerintah (PP).

    "Kami sudah siapkan tim kajian, dari Kemenhub juga menyiapkan tim kajian dan nanti akan duduk bersama," tuturnya.

    STNK dan BPKB Masih Dikelola Polri
    Pengunjung melakukan pengurusan perpanjangan STNK di stan Samsat Online. Foto: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso

    Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi V DPR Ahmad Riza Patria menyebut pelayanan Polri dalam pembuatan SIM, STNK dan BPKB sudah baik. Riza menyebut wacana alih kelola dokumen tersebut ke Kemenhub jadi perdebatan alot.

    "Kalau ada keinginan Kemenhub atau pemda (ambil pengelolaan), kita lihat urgensinya apa, kepentingannya apa, plus minusnya apa bagi pelayanan. Termasuk pemasukan pajak dan sebagainya," terang Riza.

    Revisi Undang-Undang (RUU) No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Berkembang wacana pengalihan penerbitan SIM, STNK dan BPKB dari Polri ke Kemenhub dalam pembahasan.





    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id