Syarat Pekerja Migran Kembali ke Indonesia

    Cindy - 09 Mei 2020 20:52 WIB
    Syarat Pekerja Migran Kembali ke Indonesia
    Ilustrasi pekerja migran Indonesia tiba di Bandara Soekarno Hatta. Medcom.id/Hendrik
    Jakarta: Sebanyak 343 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) diprediksi akan kembali ke Tanah Air. Mereka yang masuk Indonesia harus melewati sejumlah protokol kesehatan kepulangan PMI.

    "Ketika PMI pulang masuk melewati pemeriksaan kantor kesehatan pelabuhan (KKP) dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, rapid test (covid-19) dan mengisi formulir kesehatan," kata Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu, 9 Mei 2020.

    Benny menuturkan bila hasil rapid test positif, maka pekerja migran akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta Pusat. Mereka akan dirawat intensif.

    "Apabila negatif dapat melanjutkan pemeriksaan melalui pintu imigrasi dan terakhir penanganan melalui BP2MI terhadap PMI itu sendiri," ucap dia.

    Benny memastikan BP2MI akan melakukan pendataan kepulangan serta memfasilitasi seluruh kebutuhan PMI. Baik fasilitas rujukan, fasilitas pemulangan, hingga pendampingan ke daerah asal.

    Dia menyebut PMI yang tertunda keberangkatannya, cuti, habis kontrak, maupun akibat kondisi negara penempatan mengalami lockdown dapat tetap kembali ke daerah asal. Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

    "PMI tak perlu khawatir karena BP2MI akan membantu pengurusan PMI sampai ke daerah asal yang disediakan Kementerian Perhubungan yang mana kebijakannya berlaku sejak 7 Mei 2020," ujarnya.

    PMI yang pulang menggunakan moda transportasi udara harus memiliki tanda pengenal, dibekali surat keterangan dari BP2MI serta surat keterangan rapid test dari kantor kesehatan.

    Sedangkan, PMI yang menggunakan transportasi darat maupun laut ditambah dengan surat jalan kepolisian. Pengurusan surat akan dibantu BP2MI.

    Seluruh protokol ini merupakan upaya penanggulangan penyebaran covid-19 serta memberi perlindungan terhadap PMI selama kejadian luar biasa (KLB). Dia memastikan BP2MI menjamin keselamatan dan kebutuhan PMI.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id