Batas Waktu Pelunasan Biaya Haji Tahap II Diperpanjang

    Siti Yona Hukmana - 22 Mei 2020 08:57 WIB
    Batas Waktu Pelunasan Biaya Haji Tahap II Diperpanjang
    Ilustrasi ibadah haji atau umrah. AFP
    Jakarta: Kementerian Agama memperpanjang batas waktu pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1441 hijriah tahap II. Ada 11.537 jemaah belum melakukan pelunasan dari jadwal yang telah ditetapkan pada 12-20 Mei 2020.

    "Perpanjangan berlangsung mulai, 22 hingga 29 Mei 2020," kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2020.

    Dari 11.537 jemaah itu, sebanyak 7.736 jemaah yang melunasi berstatus cadangan. Sehingg, tersisa ribuan kuota.

    "Karena masih ada sisa kuota haji sebanyak 3.801 jemaah, pelunasan biaya haji tahap II ini kita perpanjang," ujar dia.

    Baca: 11.143 Jemaah Haji Belum Melunasi Pembayaran Tahap II

    Muhajirin mengatakan ada tiga kriteria jemaah haji reguler yang berhak melakukan pelunasan. Pertama, jemaah haji yang telah ditetapkan berhak melunasi pada tahap I dan II namun belum melunasi Bipih.

    Kedua, jemaah haji pendamping lansia dan penggabungan mahram yang sudah terinput ke dalam aplikasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Namun, jemaah tersebut belum diusulkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) provinsi.

    Ketiga, jemaah haji yang teridentifikasi sudah berhaji kurang 10 tahun. Sedangkan hasil verifikasi menyebutkan belum pernah menunaikan ibadah haji atau dari unsur pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

    Muhajirin menjelaskan perpanjangan juga dilakukan untuk pelunasan Bipih Petugas Haji Daerah (PHD) dan Pembimbing KBIHU. "Sampai penutupan kemarin (20 Mei 2020), masih ada 1.411 kuota PHD dan 101 kuota pembimbing KBIHU yang belum terlunasi," beber dia.

    Proses pelunasan Bipih diutamakan melalui mekanisme tanpa tatap muka atau non-teller untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19). Kanwil Kemenag provinsi dan Kankemenag kabupaten/Kota, serta Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih diminta lebih intensif menghubungi jemaah haji yang berhak melunasi.

    "Dan menyosialisasikan kebijakan perpanjangan pelunasan Bipih melalui mekanisma tanpa tatap muka," ucap dia.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id