• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Gatot Keluar dari Daftar Cawapres Prabowo

Arga sumantri - 12 Juli 2018 14:33 wib
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Foto:
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Foto: MI/Mohamad Irfan.

Jakarta: Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo tak masuk daftar pendek calon wakil presiden (cawapres) bagi Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto. Daftar cawapres Prabowo sudah dikerucutkan.

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria membeberkan ada sekitar lima nama yang berpeluang dipinang Prabowo. Dari partai politik, ada Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri, eks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Riza memastikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga masih ada dalam daftar pendek cawapres dari luar partai politik.  Selain Anies, ada juga Mantan Menko Perekonomian sekaligus pengusaha Chairul Tanjung. 

"Jadi sudah mengerucut memang, sudah tidak banyak lagi dari calon-calon ini," kata Riza di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018. 

Riza menyebut peluang kandidat yang masuk daftar pendek cawapres Prabowo sama besar. Nama-nama itu akan terus didiskusikan. 

"Saya kira lima nama ini adalah nama-nama yang terbaik. Kita akan terus diskusikan dan pada waktunya akan kita umumkan segera," ujar dia. 

Baca: Anies: Saya Sedang Mengurus Jakarta

Sebelumnya, Riza menyebut ada delapan kandidat cawapres Prabowo. Gatot masih masuk dalam delapan besar kandidat yang berpeluang mendampingi Prabowo. 

Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menilai formasi Prabowo-Gatot sebagai lawan terkuat Jokowi. Elektabilitas kedua purnawirawan itu mencapai, 35,6 persen. 

Sementara itu, elektabilitas Prabowo jika berpasangan dengan Anies hanya 19,6 persen. Prabowo-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 12,3 persen, Prabowo-Ahmad Heryawan sebesar 10,2 persen, dan Prabowo dengan tokoh lain 12,4 persen.


(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.