Prabowo Minta Publik Tak Berpolemik Soal Drone di Kepulauan Selayar

    Nur Azizah - 04 Januari 2021 14:35 WIB
    Prabowo Minta Publik Tak Berpolemik Soal <i>Drone</i> di Kepulauan Selayar
    TNI AL. Foto: MI/Ferdinandus Rabu
    Jakarta: Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta publik tak berpolemik terkait penemuan pesawat nirawak (drone) bawah air di Pulau Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kementerian Pertahanan bersama TNI Angkatan Laut (AL) tengah menangani permasalahan tersebut.

    "Saat ini TNI AL sudah menyatakan bahwa drone yang ditemukan tersebut adalah sea glider yang biasa digunakan untuk survei data oseanografi," kata juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 4 Januari 2020.

    Menurut dia, TNI AL melalui Pusat Hidrografi dan Oseanografi terus menyelidiki lebih lanjut drone tersebut. Prabowo berharap rakyat mendukung TNI yang bekerja keras memperkuat pertahanan Indonesia.

    "Mari bersama memperkuat pertahanan rakyat semesta untuk memastikan NKRI yang lebih kuat," ungkap Dahnil.

    Baca: KSAL: Drone Bawah Laut Bisa Digunakan Industri dan Militer

    Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyebut drone tak hanya digunakan untuk keperluan militer. Teknologi ini juga dimanfaatkan dalam industri perikanan.

    Menurut Yudo, drone itu bisa dimanfaatkan untuk melihat banyaknya plankton di suatu perairan. Bila kaya akan plankton, perairan itu dipercaya mengandung sumber daya perikanan yang tinggi. Selain itu, drone bisa dimanfaatkan pada pengeboran minyak.

    "(Untuk) pertahanan bisa gunakan melihat kedalaman yang aman bagi kapal selam agar tidak terdeteksi," kata Yudo.

    Drone yang ditemukan di perairan Indonesia berupa underwater sea glider. Fungsi alat ini berfungsi mengumpulkan data-data di dalam laut. Underwater sea glider dapat bertahan bekerja selama dua tahun di dalam laut.

    Namun, Yudo belum bisa memastikan siapa pemilik underwater sea glider yang ditemukan di Indonesia. Bila pemilik alat itu sudah dapat dipastikan, misi underwater sea glider masuk ke perairan Indonesia baru bisa diketahui.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id