Survei: 32,1% Publik Setuju Jumlah Parpol Dikurangi

    Fachri Audhia Hafiez - 22 Februari 2021 10:00 WIB
    Survei: 32,1% Publik Setuju Jumlah Parpol Dikurangi
    Ilustrasi massa partai politik. Medcom.id/M Rizal



    Jakarta: Survei Parameter Politik Indonesia mencatat 33,6 persen responden menyatakan jumlah partai politik (parpol) saat ini sudah ideal. Angka tersebut berbeda tipis dengan hasil yang setuju parpol dikurangi.

    "Masyarakat terbelah dengan jumlah parpol yang ada saat ini, 32,1 persen menganggap terlalu banyak sehingga harus dikurangi. Kemudian 8,7 persen menganggap perlu ditambah partai baru lagi dan 25,6 persen tak menjawab," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, dalam keterangan tertulis kepada Medcom.id, Senin, 22 Februari 2021.




    Survei juga menunjukkan tingkat 'party ID' atau kedekatan warga dengan parpol yang rendah. Hanya 19,9% masyarakat yang merasa dekat dengan salah satu parpol tertentu.

    "Ini tentu paradoks. Satu sisi banyak masyarakat tak merasa dekat partai politik. Namun, sisi lainnya partai politik makin menjamur," ucap Adi.

    Elektabilitas partai beragam

    PDI Perjuangan tercatat sebagai parpol dengan elektabilitas tinggi dengan raihan 25,1 persen. Posisi berikutnya Partai Golkar dengan jumlah 11,2 persen; Partai Gerindra 10,9 persen; Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8 persen; dan Partai Demokrat 6 persen.

    Baca: Seluruh Pihak Diminta Berkontribusi Tingkatkan Indeks Demokrasi Indonesia

    Kemudian, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,8 persen; Partai NasDem 5,4 persen; dan Partai Amanat Nasional PAN 5,1 persen. "Elektabilitas Gerindra tampak mengalami penurunan. Patut diduga hal ini disebabkan efek negatif bergabungnya Gerindra kedalam kabinet kerja jilid 2," ujar Adi.

    Delapan partai lain memiliki elektabilitas di bawah 5 persen. Yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Berkarya, Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Garuda, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

    Survei dilaksanakan pada 3-8 Februari 2021. Sampel survei menyasar kepada 1.200 responden dengan metode telepolling menggunakan kuesioner.

    Survei menggunakan metode simple random sampling dengan margin of error 2,9 persen. Tingkat kepercayaan survei 95 persen.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id