comscore

Polemik Pemberhentian Terawan Diminta Selesai Secara Kekeluargaan

Antara - 05 April 2022 02:00 WIB
Polemik Pemberhentian Terawan Diminta Selesai Secara Kekeluargaan
Gedung DPR RI. Foto: MI/Barry Fatahilah
Jakarta: Komisi IX DPR meminta persoalan pemberhentian mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) diselesaikan secara kekeluargaan. Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Sidang Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh dalam Rapat Dengar Pendapat DPR yang disiarkan secara langsung dari YouTube DPR RI.

"Kami meminta penyelesaian perbedaan pendapat yang ada secara internal dengan pendekatan kekeluargaan dan bermartabat dalam waktu secepatnya," kata Nihayatul Wafiroh dilansir Antara, Selasa, 5 April 2022.
Nihayatul juga meminta PB IDI terbuka dengan perbaikan organisasi, khususnya terkait pengawasan dan akuntabilitas sesuai kebutuhan dokter dan masyarakat.

Baca: Anggota DPR Usul Revisi UU Praktik Kedokteran

Hal tersebut diamini Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi. Dia mengatakan hal yang berkaitan dengan eksekusi ketetapan Muktamar IDI akan diselesaikan secara internal karena IDI adalah 'rumah besar' bagi seluruh anggota.

"IDI adalah 'rumah besar' seluruh anggota. Tentunya semua secara proaktif mendaftar sebagai anggota. Siapa pun itu akan memperoleh ruang kembali menjadi anggota. Forumnya akan ada secara internal," kata dia.

Dia menjelaskan IDI akan tetap berpijak pada aspek aturan organisasi yang diatur dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART). Serta tata laksana organisasi.

"Ada AD/ART, tata laksana organisasi yang harus jadi pijakan kita dan ada ketetapan muktamar yang harus kita selesaikan," ujar dia.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id