comscore

Radikalisme Hingga Korupsi Jadi Alasan ASN Didorong Masuk Komponen Cadangan

Andhika Prasetyo - 03 Januari 2022 17:12 WIB
Radikalisme Hingga Korupsi Jadi Alasan ASN Didorong Masuk Komponen Cadangan
ASN. Foto: MI/Ramdani
Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengakui banyak aparatur sipil negara (ASN) yang tidak disiplin. Munculnya kasus radikalisme, narkoba, hingga korupsi di kalangan abdi negara membuat ASN didorong masuk Komponen Cadangan (Komcad).

"Saya tiap bulan rapat ada saja masalah. Ada saja yang kita berhentikan, kita non-job-kan karena tidak profesional, tidak taat asas," ujar Tjahjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Januari 2022.

Tjahjo mengeluarkan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komponen Cadangan dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara. Dengan masuk Komcad, ASN dipercaya lebih disiplin dan berpegang teguh kepada aturan.

Baca: 5 ASN Tolak Divaksin, Pemkab Nagan Raya, Aceh Tangguhkan Tunjangan Kinerja

"Sekarang profesional saja tidak cukup. ASN harus taat pada perintah, harus memahami dasar negara, dan sebagainya. Ini bagian dari reformasi birokrasi. Mereka digaji negara, digaji oleh rakyat, tetapi berbuat seenaknya sendiri. Tidak bisa seperti itu," tegas Tjahjo Kumolo.

Komponen Cadangan telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2021. Satuan tersebut bertugas membantu TNI dalam keadaan darurat militer atau perang.

Mereka diharapkan mampu memperkokoh sistem pertahanan dan keamanan nasional. Masa aktif Komponen Cadangan hanya ketika pelatihan dan mobilisasi.(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id