NasDem Dukung Rupiah untuk Transaksi Internasional Hingga 25 Jenazah Napi Teridentifikasi

    M Sholahadhin Azhar - 16 September 2021 06:00 WIB
    NasDem Dukung Rupiah untuk Transaksi Internasional Hingga 25 Jenazah Napi Teridentifikasi
    Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai NasDem, Willy Aditya/Istimewa.



    Jakarta: Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai NasDem, Willy Aditya, mendukung penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan internasional. Semua pihak bahkan harus mendukung kebijakan tersebut.
     
    "Sebab, sangat positif bagi ekonomi negara-negara di dunia, termasuk Indonesia," kata Willy melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 15 September 2021.
     
    Wujud kerja sama penyelesaian transaksi bilateral atau local currenct settlement (LCS), mata uang lokal Indonesia kini dapat digunakan untuk kebutuhan bertransaksi dengan empat negara, yaitu Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok.

    Willy mengatakan ada ketidakadilan di dalam transaksi perdagangan antarnegara. Sebab, ketika dua negara bertransaksi harus ditundukkan oleh stok US$. Hal ini menjadi keluhan dan kritik banyak negara.
     
    Baca: NasDem Dukung Rupiah Jadi Alat Transaksi Perdagangan Internasional

     



    "Pemilik US$ bisa sangat powerfull dan menentukan transaksi dagang negara lainnya. Ini tidak adil," ujar Wakil Ketua Baleg DPR itu.

    Dukungan NasDem terhadap pemakaian rupiah di perdagangan internasional jadi fokus pembaca Kanal Nasional Medcom.id pada Rabu, 15 September 2021. Selain itu, update identifikasi jenazah narapidana (napi) akibat kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang juga banyak dibaca.

    Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terus mengidentifikasi jenazah korban kebakaran Lapas Klas I Tangerang. Sebanyak 25 jenazah teridentifikasi.
     
    "Tidak mudah bagi Tim DVI Polri melakukan identifikasi, tapi dengan kerja keras dan profesionalnya, Polri berhasil mengidentifikasi 25 jenazah," kata Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej (Eddy) di Jakarta, Rabu, 15 September 2021.
     
    Apalagi, korban cukup sulit diidentifikasi. Eddy menyampaikan terima kasih atas kerja keras TIM DVI Polri.

    Sebanyak 16 jenazah belum teridentifikasi. Eddy menyebut tim masih berupaya mengidentifikasi jenazah.
     
    Kemenkumham juga telah menyerahkan salah seorang jenazah korban kebakaran di Lapas Klas I Tangerang. Sekaligus memberikan santunan Rp30 juta sebagai bentuk tali asih. Kemenkumham juga memberikan bantuan Rp6,5 juta untuk biaya pemakaman.

    Berita mengenai dukungan Partai NasDem terhadap pemberlakuan rupiah di perdagangan nasional dan identifikasi jenazah napi terus diperbarui. Simak selengkapnya hanya di Kanal Nasional Medcom.id.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id