Kapolri Beberkan Jurus Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

    Fachri Audhia Hafiez - 27 November 2021 11:56 WIB
    Kapolri Beberkan Jurus Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah strategi menekan lonjakan kasus covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar semua pihak menjaga tren penurunan covid-19.

    "Seperti perintah Bapak Presiden pada rapat terbatas lalu, persiapan menghadapi kemungkinan laju pertumbuhan covid-19 saat Nataru harus diantisipasi. Sehingga dilakukan langkah-langkah koordinasi bersama dengan semua pihak," kata Listyo melalui keterangan tertulis, Sabtu, 27 November 2021.
     

    Strategi Kapolri menekan kasus covid-19 saat Nataru:

    1. Penerapan Operasi Lilin
    2. Pengetatan protokol kesehatan dari hulu hingga hilir
    3. Menyiapkan pos vaksinasi untuk percepatan vaksin
    4. Menyediakan lokasi karantina
    5. Mendirikan check point untuk pengecekan prokes
    6. Mengimbau perayaan Natal dilakukan secara daring.

    Strategi antisipasi pencegahan laju kasus covid-19 diterapkan melalui Operasi Lilin mengawal kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 saat Nataru. Terkait strategi penanganan hulu ke hilir akan diberlakukan skenario pengetatan protokol kesehatan (prokes).

     



    Pengetatan prokes mulai dari prakeberangkatan hingga lokasi tujuan bagi masyarakat yang bepergian. Masyarakat wajib menyertakan surat keluar masuk (SKM), sertifikat vaksin dua kali, dan hasil swab antigen atau pun tes polymerase chain reaction (PCR). 

    Polri, kata Listyo, juga menyiapkan pos-pos yang akan digunakan untuk vaksinasi masyarakat. Lalu, menyiapkan lokasi karantina apabila ditemukan warga dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes.

    Baca: Kapolri: Pertempuran Melawan Covid-19 Belum Selesai

    Selain itu, didirikan juga check point guna memastikan prokes berjalan dengan baik. Polri bakal meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan dari luar negeri di bandara, mencegah masuknya varian baru covid-19.

    Listyo juga mengimbau agar perayaan Natal dilakukan online atau virtual. Jika dilaksanakan secara offline, kapasitas disarankan untuk 50 persen jemaat.

    Aplikasi PeduliLindungi juga harus terpasang di rumah ibadah serta pusat perbelanjaan. Sedangkan, one gate system berlaku di tempat wisata.

    Strategi selanjutnya, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Hal ini sesuai target Presiden Jokowi yakni 70 persen masyarakat divaksin pada akhir tahun.

    "Akselerasi vaksinasi ini kita harapkan sebelum dilaksanakan Operasi Lilin untui menjaga agar vaksinasi berjalan dan prokes berjalan dengan baik," ujar Listyo.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id