Penyelenggaraan Pilkada Tak Dipaksakan Desember 2020

    Anggi Tondi Martaon - 14 Mei 2020 16:02 WIB
    Penyelenggaraan Pilkada Tak Dipaksakan Desember 2020
    Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id
    Jakarta: Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera memastikan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 melihat perkembangan penanganan covid-19 (korona). Pesta demokrasi tingkat daerah itu tidak boleh dipaksakan bila situasi belum aman.

    "Komisi II mendahulukan keselamatan publik," kata Mardani kepada Medcom.id, Kamis, 14 Mei 2020.

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut pilkada merupakan momen penting yang harus dilaksanakan. Tapi, keselamatan tetap harus menjadi nomor satu.

    (Baca: Dinilai Belum Siap Selenggarakan Pilkada di Akhir 2020)

    Dia meyakini semua pihak terkait mendukung pilkada kembali diundur bila kondisi belum aman. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pilkada juga mengakomodasi kemungkinan tersebut.

    "Perpunya sendiri sudah membuka ruang untuk penundaan jika kondisi belum memungkinkan," ujar dia.

    Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa menyebut potensi penundaan kembali pilkada terbuka bila eskalasi pandemi covid-19 masih tinggi. "Dan pemerintah memperpanjang masa tanggap darurat, maka akan ada pembicara lagi antara pemerintah, DPR, dan penyelenggara (pemilu) untuk opsi lain," kata Saan.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id