comscore

Pengamat: Anies Jadi Gubernur DKI Jakarta Bukan karena Politik Identitas

Anggi Tondi Martaon - 12 Juni 2022 17:36 WIB
Pengamat: Anies Jadi Gubernur DKI Jakarta Bukan karena Politik Identitas
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Medcom.id/Kautsar
Jakarta: Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia menegaskan Anies Baswedan memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 bukan karena politik identitas. Isu politik identitas disematkan kepada Anies saat kontestasi Pilgub DKI berlangsung hingga saat ini.

"Dari data survei apakah itu yang memenangkan anies baswedan? sama sekali tidak," kata Direktur EKsekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia dalam diskusi Crosscheck Medcom.id bertemakan Deklarasi Janggal Demi Label Radikal, Minggu, 12 Juni 2022.
Dia menyampaikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selalu mendapatkan elektabilitas tertinggi sebagai calon gubernur DKI Jakarta sebelum kontestasi berlangsung. Dukungan kepada Ahok mulai beralih sejak pertarungan di Pilgub DKI dimulai.

Hal itu diketahui berdasarkan exit poll yang dilakukan IPO selama pencoblosan berlangsung. Para pemilih mulai meninggalkan Ahok dan beralih ke Anies setelah debat pertama Pilgub DKI Jakarta.

"Perubahan pilihan responden yang tadinya tertinggi ada di Ahok kemudian beralih ke Anies, 72 persen menyatakan perpindahan atau pergantian pilihan itu sejak debat pertama Pilkada," ungkap dia.

Baca: Sekelompok Orang Disebut Berupaya Menjatuhkan Anies Melalui Deklarasi Abal-abal

Menurut dia, isu politik identitas justru dilancarkan lawan Anies. Hal itu tak lepas dari dukungan FPI kepada Anies pada Pilgub DKI 2017.

"Anies itu sudah mendapatkan pelekatan stereotip menjadi kelompok yang waktu itu didukung oleh kelompok FPI yang lalu dikaitkan dengan kelompok radikal dan semacamnya," ujar dia.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id